Author: Arida

Saya Sudah Punya Polis Asuransi Mobil, Anda?

Apakah Anda seorang pemilik kendaraan roda empat? Jika iya, apakah Anda sudah mengasuransikan kendaraan Anda? Jika jawabannya belum, sebaiknya lakukan sesegera mungkin agar Anda tidak menyesal nantinya. Perlu diketahui bahwa asuransi mobil adalah asuransi yang memiliki manfaat untuk melindungi kendaraan Anda dari kehilangan atau kerusakan kecil maupun besar. Pihak asuransi akan memberikan Anda ganti rugi dengan uang yang jumlahnya bisa ratusan juta rupiah jika kendaraan rusak berat dan untuk kerusakan ringan, mereka akan mengarahkan Anda untuk memperbaiki mobil Anda di bengkel rekanan mereka. Tentunya, Anda tidak perlu membayar perbaikan yang dilakukan oleh pihak bengkel karena sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Well, apakah Anda masih tidak mau mengasuransikan mobil Anda? Simak alasan mengapa Anda perlu punya polis asuransi mobil di bawah ini:

 

 

Sadari bahwa pencurian atau kecelakaan mobil bisa terjadi kapan saja

 

“Saya kan pengemudi yang taat lalu lintas jadi mobil saya tidak akan pernah rusak?” Yakin dengan hal tersebut? Bagaimana dengan pengendara lain? Yap, Anda boleh saja mengklaim bahwa Anda bisa memperkecil resiko terjadinya kecelakaan dengan skill berkendara yang dimiliki tapi bagaimana dengan pengemudi lain yang sering ugal-ugalan atau tidak sengaja menyerempet atau menabrak kendaraan Anda? Selain itu, sadari pula pepatah yang mengatakan bahwa “sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga.” Ini bisa disamakan dengan kemampuan mengemudi Anda yang mana maksudnya adalah walaupun Anda jago mengemudikan kendaraan Anda, cepat atau lambat Anda akan mengalami kecelakaan baik itu menabrak, ditabrak, menyerempet, atau diserempet. Selain kecelakaan lalu lintas, hal lainnya yang perlu Anda khawatirkan adalah pencurian kendaraan bermotor. Saat ini, para begal atau perampok bisa kapan saja menyerang Anda tanpa takut orang-orang yang berada di sekitar. Bahkan, perampokan kendaraan bisa saja terjadi di siang hari. Mengalami kerusakan atau kehilangan mobil sama-sama bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Anda bisa mengalami kerugian besar bila hal ini harus Anda tanggung sendiri.

 

Butuh biaya besar untuk memperbaiki kendaraan yang rusak

 

Memperbaiki mobil yang rusak tidak sama dengan memperbaiki kendaraan roda dua. Anda hanya perlu biaya ratusan ribu atau jutaan rupiah saja jika memperbaiki motor. Sebaliknya, Anda butuh belasan atau bahkan puluhan juta untuk memperbaiki mobil Anda jika mengalami kerusakan, terutama kerusakan berat. “Saya kan punya tabungan?” Oke, jika Anda punya tabungan tapi bagaimana dengan kebutuhan hidup Anda yang lainnya. Apakah Anda siap kehabisan saldo tabungan dan kemudian berhutang kesana kemari karena kehabisan uang? Apakah Anda mau hanya demi memperbaiki mobil, Anda dikejar-dikejar oleh kreditor dan hidup tidak nyaman? Hal ini tidak perlu terjadi jika Anda sudah punya asuransi kendaraan. Anda tinggal mengklaim polis Anda ketika Anda membutuhkannya. Pihak asuransi akan memproses klaim dan kemudian mengeluarkan uang ganti rugi sesuai kesepatakan.

 

Jika Anda sudah berubah pikiran dan ingin membeli asuransi mobil, pastikan untuk tidak salah pilih. Jangan membeli asuransi kendaraan hanya karena diiming-imingi premi yang murah. Sadari bahwa premi yang murah berbanding lurus dengan layanan dan juga jumlah uang pertanggung yang didapat. Anda harus membandingkan terlebih dahulu dan berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan. Untuk memudahkan Anda dalam membandingkan setiap asuransi mobil yang ada di tanah air, disarankan untuk mengunjungi CekPremi. Ini adalah portal asuransi yang memungkinkan Anda untuk membandingkan berbagai jenis produk asuransi terbaik, termasuk asuransi kesehatan terbaik.

Tips Menghindari Kebangkrutan

Kebangkrutan bisa dialami oleh pebisnis tanpa terduga-duga sebelumnya. Ketika hal ini terjadi, ada pula kemungkinan bahwa mereka akan berurusan dengan pihak yang berwajib karena masalah hutang piutang yang mereka alami. Jika tidak demikian, mereka akan mengalami tekanan batin yang hebat yang membuat mereka stres dan depresi. Oleh sebab itu, para pengusaha sebisa mungkin menjalankan bisnis mereka dengan baik dan benar agar terhindar dari kebangkrutan. Apakah Anda seorang pengusaha? Jika iya, apakah Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk menghindari kebangkrutan? Jika tidak, pertimbangkan untuk melakukan tips berikut:

 

Hindari dan basmi korupsi

 

Jangan pernah melakukan penyelewengan dana hanya untuk keinginan personal semata. Sebagai pengusaha, Anda dilarang kelas untuk melakukan korupsi apapun alasannya. Bagaimana jika sedang butuh dana besar untuk keperluan pribadi atau keluarga? Jika sifatnya benar-benar “darurat”, menggunakan uang perusahaan tidak menjadi masalah tapi harus dikembalikan. Jika tidak, itu sama saja dengan melakukan korupsi. Selain itu, jika ada karyawan yang ketahuan melakukan tindakan buruk ini, segera berikan surat pemecatan dan laporkan ke pihak yang berwajib. Apalagi jika yang bersangkutan sudah menyelewengkan dana belasan atau puluhan juta rupiah. Bagaimana jika karyawan tidak mau mengakui perbuatannya? Cari bukti yang kuat agar dia benar-benar terbukti bersalah.

 

Kelola keuangan dengan baik

 

Perlu diketahui jika keuangan usaha tidak dikelola dengan baik, Anda tidak akan tahu berapa pastinya pengeluaran dan pemasukan di perusahaan Anda. Hal ini akan menjadi masalah serius jika ternyata pengeluaran sering lebih besar dari pemasukan. Sesegera mungkin uang perusahaan akan limit dan perusahaan akan goyah dan jatuh bangkrut. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengelola keuangan dengan baik agar semua ini tidak terjadi. Bagaimana jika Anda tidak tahu cara mengelola keuangan dengan baik dan benar? Tidak perlu khawatir karena Anda bisa menggunakan jasa akuntan atau mempekerjakan karyawan yang mahir dalam mengelola keuangan. Namun, pastikan untuk tidak percaya 100 persen kepada pegawai Anda. Lakukan double check untuk menghindari kesalahan dalam memasukkan data dan juga penyelewengan dana perusahaan. Dengan demikian, resiko kebangkrutan bisa diminimalisir secara optimal.

 

Sediakan produk dan layanan yang bagus

 

Salah satu aspek penting maju dan berkembangnya bisnis adalah kepuasaan konsumen. Jika mereka tidak puas, kemungkinan besar perusahaan akan kehilangan angka penjualan dan pada akhirnya jatuh bangkrut. Sebaliknya, jika konsumen mereka puas, bisnis mereka akan terus berjalan dan bertahan. Masalahnya adalah tidak semua pengusaha tahu bagaimana cara membuat konsumen merasa puas. Bagaimana dengan Anda? Jika Anda berpikir hanya menyediakan produk yang bagus saja, itu belumlah cukup karena idealnya Anda harus menyediakan produk dan juga layanan yang bagus. Sebagai contoh, jika konsumen menghubungi Anda, pastikan untuk menjawab panggilannya dan memberikan informasi sesuai pertanyaan atau permintaan mereka atau jika mereka meminta Anda untuk mengirim barang pada hari Senin, lakukan pengiriman sesuai hari yang mereka minta. Bagaimana jika mereka merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan? Tidak masalah karena terkadang apa yang dianggap sudah baik belum tentu baik bagi konsumen. Untuk itu, lakukan perbaikan agar kualitas layanan yang diberikan tidak mengecewakan pembeli. Semakin Anda mampu menjaga kepuasan konsumen, semakin besar peluang usaha Anda untuk terus berdiri, maju, dan berkembang.

 

Selain itu, pastikan untuk menjadi pimpinan yang profesional agar Anda bisa menjalankan usaha Anda dengan optimal.

Menghadapi Persaingan Bisnis dengan Cara yang Sehat

Persaingan dan bisnis, dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Setiap orang memiliki kebebasan untuk berbisnis dengan produk yang sama sekalipun mengingat Indonesia tidak menganut sistem perdagangan monopoli, di mana hanya ada satu penguasa pasar. Setiap pelaku usaha harus bisa menghadapi persaingan ini jika ingin tetap bertahan, berkembang, atau maju. Jika Anda tertarik terjun ke dunia bisnis, berusaha menghadapi persaingan bisnis dengan cara yang sehat. Sejatinya, pemenang sejati tidak mengalahkan musuhnya dari belakang. Berikut ini beberapa upaya menghadapi persaingan bisnis yang ketat dengan cara yang sehat:

 

Tawarkan produk yang lebih istimewa & unik

 

Untuk menghadapi persaingan yang ketat, Anda harus bisa menawarkan produk yang lebih istimewa dibandingkan dengan pesaing. Sebagai contoh, Anda menawarkan 3 rasa sekaligus dalam satu bungkus roti, memberikan bonus beberapa kancing baju untuk per potong baju batik, penggantian tali sepatu, atau menawarkan keripik singkok dengan rasa green tea. Atas dasar keistimewaan dan keunikan ini, bisa dipastikan tak sedikit orang yang tertarik untuk membelinya. Jika memang dari sisi kualitas memang sesuai harapan, tidak tertutup kemungkinan mereka akan melakukan pembelian pengulangan. Kemungkinan lainnya, mereka akan mengajak orang terdekatnya untuk membeli produk pada Anda. Apabila kondisinya demikian, Anda bakal mendapatkan 2 keuntungan sekaligus yakni meningkatnya penjualan serta bisa menekan pengeluaran untuk promosi mendapatkan konsumen baru.

 

Maksimalkan promosi

 

Promosi penting dilakukan oleh setiap pelaku bisnis untuk memperkenalkan bisnis kepada publik, menarik konsumen baru, sampai dengan mempertahankan pelanggan. Namun, tidak dianjurkan untuk mencoreng nama baik dari kompetitor dalam promosi ini dengan tujuan memperoleh perhatian publik. Kalau kompetitor tidak merasa senang, Anda bisa dituntut secara hukum. Lakukan promosi dengan cara yang bijak dan tepat. Ada banyak media promosi yang bisa Anda gunakan mulai dari media cetak seperti koran, majalah, media elektronik seperti TV atau radio, sampai dengan media online seperti website, blog, jejaring sosial seperti halnya Twitter, LinkedIn, Facebook, Instagram, YouTube, dsb. Untuk menghemat biaya, pemasaran yang lebih luas, dan memantau kinerja promosi, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan promosi lewat media internet. Promosi yang efektif sejatinya dapat menjadikan produk sebagai top of mind. Jika demikian, konsumen akan mencari produk Anda untuk pertama kalinya.

 

Berikan pelayanan terbaik

 

Bukan hanya soal kualitas produk, melainkan juga pelayanan yang diberikan oleh penjual pun menjadi pertimbangan konsumen ketika melakukan pembelian. Maka dari itu, jika ingin bersaing sehat dengan kompetitor, selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap konsumen (tidak pandang bulu). Sebagai contoh, memberikan senyum, salam, dan sapa, menawarkan bantuan dalam menemukan produk yang tepat, mengantarkan barang yang dipesan tepat waktu, mengganti barang yang rusak saat pengiriman, menanggapi komplain pelanggan dengan cepat & tepat, atau lain sebagainya. Ketika konsumen merasa diperlakukan dengan sangat baik, akan muncul kepuasan di dalam hatinya serta citra positif bisnis yang akan menjadikan mereka sebagai konsumen yang loyal. Konsumen yang loyal adalah konsumen yang akan melakukan pengulangan pembelian untuk produk yang sama atau produk lainnya yang ditawarkan penjual, kebal terhadap produk pesaing, hingga merekomendasikan produk kepada orang lain.

 

Pelaku bisnis sejati adalah yang bisa menghadapi kompetitornya dari depan bukan dari belakang (bersaing secara sehat). Pebisnis yang bisa memenangkan persaingan dengan cara yang sehat sejatinya akan bertahan lebih lama menikmati hasil ketimbang mereka yang “main belakang” dari kompetitor.