Category: Bisnis

Tips Menghindari Kebangkrutan

Kebangkrutan bisa dialami oleh pebisnis tanpa terduga-duga sebelumnya. Ketika hal ini terjadi, ada pula kemungkinan bahwa mereka akan berurusan dengan pihak yang berwajib karena masalah hutang piutang yang mereka alami. Jika tidak demikian, mereka akan mengalami tekanan batin yang hebat yang membuat mereka stres dan depresi. Oleh sebab itu, para pengusaha sebisa mungkin menjalankan bisnis mereka dengan baik dan benar agar terhindar dari kebangkrutan. Apakah Anda seorang pengusaha? Jika iya, apakah Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk menghindari kebangkrutan? Jika tidak, pertimbangkan untuk melakukan tips berikut:

 

Hindari dan basmi korupsi

 

Jangan pernah melakukan penyelewengan dana hanya untuk keinginan personal semata. Sebagai pengusaha, Anda dilarang kelas untuk melakukan korupsi apapun alasannya. Bagaimana jika sedang butuh dana besar untuk keperluan pribadi atau keluarga? Jika sifatnya benar-benar “darurat”, menggunakan uang perusahaan tidak menjadi masalah tapi harus dikembalikan. Jika tidak, itu sama saja dengan melakukan korupsi. Selain itu, jika ada karyawan yang ketahuan melakukan tindakan buruk ini, segera berikan surat pemecatan dan laporkan ke pihak yang berwajib. Apalagi jika yang bersangkutan sudah menyelewengkan dana belasan atau puluhan juta rupiah. Bagaimana jika karyawan tidak mau mengakui perbuatannya? Cari bukti yang kuat agar dia benar-benar terbukti bersalah.

 

Kelola keuangan dengan baik

 

Perlu diketahui jika keuangan usaha tidak dikelola dengan baik, Anda tidak akan tahu berapa pastinya pengeluaran dan pemasukan di perusahaan Anda. Hal ini akan menjadi masalah serius jika ternyata pengeluaran sering lebih besar dari pemasukan. Sesegera mungkin uang perusahaan akan limit dan perusahaan akan goyah dan jatuh bangkrut. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengelola keuangan dengan baik agar semua ini tidak terjadi. Bagaimana jika Anda tidak tahu cara mengelola keuangan dengan baik dan benar? Tidak perlu khawatir karena Anda bisa menggunakan jasa akuntan atau mempekerjakan karyawan yang mahir dalam mengelola keuangan. Namun, pastikan untuk tidak percaya 100 persen kepada pegawai Anda. Lakukan double check untuk menghindari kesalahan dalam memasukkan data dan juga penyelewengan dana perusahaan. Dengan demikian, resiko kebangkrutan bisa diminimalisir secara optimal.

 

Sediakan produk dan layanan yang bagus

 

Salah satu aspek penting maju dan berkembangnya bisnis adalah kepuasaan konsumen. Jika mereka tidak puas, kemungkinan besar perusahaan akan kehilangan angka penjualan dan pada akhirnya jatuh bangkrut. Sebaliknya, jika konsumen mereka puas, bisnis mereka akan terus berjalan dan bertahan. Masalahnya adalah tidak semua pengusaha tahu bagaimana cara membuat konsumen merasa puas. Bagaimana dengan Anda? Jika Anda berpikir hanya menyediakan produk yang bagus saja, itu belumlah cukup karena idealnya Anda harus menyediakan produk dan juga layanan yang bagus. Sebagai contoh, jika konsumen menghubungi Anda, pastikan untuk menjawab panggilannya dan memberikan informasi sesuai pertanyaan atau permintaan mereka atau jika mereka meminta Anda untuk mengirim barang pada hari Senin, lakukan pengiriman sesuai hari yang mereka minta. Bagaimana jika mereka merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan? Tidak masalah karena terkadang apa yang dianggap sudah baik belum tentu baik bagi konsumen. Untuk itu, lakukan perbaikan agar kualitas layanan yang diberikan tidak mengecewakan pembeli. Semakin Anda mampu menjaga kepuasan konsumen, semakin besar peluang usaha Anda untuk terus berdiri, maju, dan berkembang.

 

Selain itu, pastikan untuk menjadi pimpinan yang profesional agar Anda bisa menjalankan usaha Anda dengan optimal.

Ingin Menjadi Seorang Pebisnis Sukses? Hindari Ini

 

Menjadi seorang pengusaha menjadi idaman semua orang, apalagi usaha yang didirikan dapat berjalan sukses dengan mendapatkan keuntungan besar. Jika ini terjadi, pastinya akan merasa puas dengan kinerja selama ini. Namun, mewujudkan keinginan menjadi seorang pengusaha sukses tidak mudah karena banyak para pesaing bisnis. Akan tetapi, jika Anda tekun, berani, disiplin, ramah tama, dan lain sebagainya, ini dapat menjadi modal Anda untuk menuju kesuksesan. Ini dikarenakan sudah menjadi hal biasa menjadi seorang pengusaha menghadapi rintangan dan para pesaing. Tidak sedikit juga para pebisnis yang akhirnya menyerah karena tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat usaha berkembang. Bagi Anda yang ingin menjadi seorang pengusaha sukses, ada baiknya untuk hindari ini.

 

Tidak memperkerjakan karyawan yang tepat

 

Tidak sedikit para pengusaha yang ingin mencapai target sehingga asal-asalan untuk merekrut tenaga kerja. Jika hal ini yang Anda lakukan, ini dapat membuat usaha Anda tidak akan berjalan baik. Apa yang menjadi keinginan Anda untuk menjadi pengusaha sukses sudah pastinya akan sulit. Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses, Anda harus menghindari untuk memperkerjakan karyaman yang tidak tepat. Memperkerjakan karyawan yang tidak tepat dapat membuat pekerjaan tidak dapat diselesaikan dengan baik. Merekrut tenaga kerja yang memiliki dedikasi tinggi merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

 

Tidak mau mendengarkan pendapat orang lain

 

Ketika membuka usaha satu hal yang wajib Anda miliki adalah kemampuan untuk mengambil keputusan. Keputusan yang akan Anda ambil menjadi penentu kemana bisnis akan dibawa. Meskipun Anda memiliki pendapat lain mengenai bisnis, tidak ada salahnya mendengarkan pendapat orang lain. Sayangnya, banyak para pengusaha yang egois sehingga tidak mendengarkan pendapat orang lain dalam mengambil keputusan. Padahal pendapat orang lain sangat penting untuk dipertimbangkan apalagi pendapat diberikan oleh sesama rekan bisnis yang lebih dahulu berhasil. Perlu untuk Anda ketahui,bahwa pendapat-pendapat yang diberikan oleh para pengusaha yang telah mahir dapat menjadi penentu Anda untuk memutuskan pendapat yang baik.

 

Tidak memberikan inovasi baru pada produk

 

Sebagai seorang pengusaha yang ingin sukses, inovasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Ini dikarenakan konsumen lebih tertarik membeli dan melihat hasil karya atau inovasi produk yang baru mengenai produk yang akan dijual oleh Anda. Untuk itu, seorang pengusaha harus terus berinovasi untuk menghasilkan produk terbaru. Dengan Anda terus berinovasi, pastinya konsumen akan tertarik dengan produk Anda. Dengan banyaknya konsumen yang tertarik, dapat membuat Anda menjadi pengusaha sukses. Tidak memberikan inovasi baru pada produk, merupakan hal penting yang harus dihindari.

 

Tidak membagi waktu dengan baik

 

Memang sangat sulit membagi waktu ketika Anda terjun membuka usaha dan dijalan sendiri. Akan terapi, meskipun Anda menjadi pengusaha membagi waktu sangat penting. Cobalah untuk membagi waktu yang Anda miliki dengan baik. Anda harus bisa membagi waktu baik untuk diri sendiri, usaha, atau juga keluarga. Dengan Anda dapat membagi waktu dengan baik, maka usaha yang Anda bangun dapat bejalan dengan baik. Tidak menutup kemungkinan jika Anda tidak dapat membagi waktu dengan baik dapat membuat berjalan sia-sia.

 

Bukan hal yang mudah untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha, tapi dengan berkerja keras dan menghindari semua hal di atas, ini dapat menjadi langkah awal menuju kesuksesan. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat buat Anda semua.

Keuntungan Menjadi Seorang Pengusaha

Sebagian besar orang bersikukuh ingin memperoleh pekerjaan di suatu institusi dan perusahaan baik itu miliki pemerintah maupun swasta. Apalagi dengan mengenakan seragam yang rapi, memang terlihat lebih profesional dan menarik perhatian. Bahkan, tidak sedikit orang yang meraih pendidikan tinggi untuk memenuhi kriteria agar dapat bekerja di perusahaan. Mirisnya lagi, untuk meraih profesi yang diidam-idamkan terkadang rela menyogok dengan jumlah uang hingga ratusan juta rupiah. Sementara itu, minat untuk menjadi seorang pengusaha hanya segelintir. Resiko menjadi seorang pengusaha memang relatif tinggi dan membutuhkan keahlian khusus. Semakin besar usaha yang dijalankan maka kian tinggi pula resikonya. Namun, ada banyak hal yang menjadi keuntungan bila menjadi seorang pengusaha:

 

Memiliki waktu kerja yang tidak terikat

 

Ada hal yang membedakan antara berkaryawa dengan diri sendiri dan bekerja pada orang lain, salah satunya terdapat pada waktu kerja. Bila memiliki usaha pribadi, tentunya Anda dapat mengatur sendiri waktu kerja dan libur, sedangkan kalau di perusahaan mesti mematuhi aturan kerja yang telah diterapkan. Jika tidak, bukan tidak mungkin bakal diberikan sanksi seperti surat peringatan pemberhentian kerja. Sekalipun untuk hari raya, apabila perusahaan tidak memberikan kebijakan untuk libur maka hal tersebut tidak dapat dihindari. Inilah salah satu kelebihan dan kekurangan dari memiliki pekerjaan sendiri dan bekerja pada orang lain.

 

Mempunyai peran mengatur bukan diatur

 

Satu konsekuensi bila bekerja di institusi atau BUMS dan BUMN ialah menerima aturan terlebih bila masih menjadi bawahan. Bedanya dengan memiliki bisnis sendiri dan mempunyai beberapa karyawan, Anda yang memberikan peraturan untuk mereka. Bahkan, dapat dikatakan sudah menjadi bos untuk sebuah usaha yang ditekuni sekalipun bentuk usahanya kecil dan menengah. Mengatur orang lain tentunya lebih bangga daripada diatur. Selagi dapat memberikan pengaturan yang baik kepada para bawahan, bukan tidak mungkin dapat memunculkan loyalitas mereka kepada perusahaan sehingga memungkinkan sebuah usaha dapat berkembang dan bertahan dalam jangka panjang.

 

Mendapat penghasilan tidak terbatas

 

Memiliki usaha sendiri juga memiliki kelebihan dari segi penghasilan. Sejatinya, semakin berkembang sebuah bisnis yang ditekuni maka potensi penghasilan yang diraih pun semakin besar. Kendatipun hanya pedagang kaki lima, banyak yang sudah menghasilkan beberapa aset berharga baik itu rumah maupun bangunan jika pandai mengatur keuangan dengan baik, apalagi sebuah usaha yang memiliki prospektif bagus. Sementara kalau di perusahaan orang lain penghasilan yang didapat dalam setiap bulan jumlahnya tetap. Hal ini memang memberikan kenyamanan, akan tetapi sulit untuk mencapai impian yang besar entah itu membeli kendaraan, tempat tinggal, atau bahkan membangun bisnis baru. Namun dengan usaha, bukan tak mungkin harapan tersebut bakal terwujud dalam jangka waktu yang lebih pendek.

 

Membantu kehidupan orang lain

 

Yang tak kalah membanggakan bila menjadi seorang pebisnis adalah dapat membantu kehidupan orang lain yakni dengan mempekerjakan mereka. Sebaliknya, jika berlomba-lomba dalam meraih posisi di perusahaan, tentu hal ini akan mengurangi kesempatan kerja orang lain. Namun dengan bisnis sendiri Anda mampu menyediakan lapangan kerja yang justru membantu ekonomi mereka. Tentu rasa bangga dan bahagia lebih besar dengan adanya kemampuan tersebut.

 

Betapa menguntungkannya menjadi seorang pengusaha. Tak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga orang banyak. Anyway, tertarik menjadi seorang pengusaha? Kenali hobi Anda dan tekuni dengan maksimal. Satu kesuksesan dari sebuah usaha adalah dilandasi dengan hobi.

Menghadapi Persaingan Bisnis dengan Cara yang Sehat

Persaingan dan bisnis, dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Setiap orang memiliki kebebasan untuk berbisnis dengan produk yang sama sekalipun mengingat Indonesia tidak menganut sistem perdagangan monopoli, di mana hanya ada satu penguasa pasar. Setiap pelaku usaha harus bisa menghadapi persaingan ini jika ingin tetap bertahan, berkembang, atau maju. Jika Anda tertarik terjun ke dunia bisnis, berusaha menghadapi persaingan bisnis dengan cara yang sehat. Sejatinya, pemenang sejati tidak mengalahkan musuhnya dari belakang. Berikut ini beberapa upaya menghadapi persaingan bisnis yang ketat dengan cara yang sehat:

 

Tawarkan produk yang lebih istimewa & unik

 

Untuk menghadapi persaingan yang ketat, Anda harus bisa menawarkan produk yang lebih istimewa dibandingkan dengan pesaing. Sebagai contoh, Anda menawarkan 3 rasa sekaligus dalam satu bungkus roti, memberikan bonus beberapa kancing baju untuk per potong baju batik, penggantian tali sepatu, atau menawarkan keripik singkok dengan rasa green tea. Atas dasar keistimewaan dan keunikan ini, bisa dipastikan tak sedikit orang yang tertarik untuk membelinya. Jika memang dari sisi kualitas memang sesuai harapan, tidak tertutup kemungkinan mereka akan melakukan pembelian pengulangan. Kemungkinan lainnya, mereka akan mengajak orang terdekatnya untuk membeli produk pada Anda. Apabila kondisinya demikian, Anda bakal mendapatkan 2 keuntungan sekaligus yakni meningkatnya penjualan serta bisa menekan pengeluaran untuk promosi mendapatkan konsumen baru.

 

Maksimalkan promosi

 

Promosi penting dilakukan oleh setiap pelaku bisnis untuk memperkenalkan bisnis kepada publik, menarik konsumen baru, sampai dengan mempertahankan pelanggan. Namun, tidak dianjurkan untuk mencoreng nama baik dari kompetitor dalam promosi ini dengan tujuan memperoleh perhatian publik. Kalau kompetitor tidak merasa senang, Anda bisa dituntut secara hukum. Lakukan promosi dengan cara yang bijak dan tepat. Ada banyak media promosi yang bisa Anda gunakan mulai dari media cetak seperti koran, majalah, media elektronik seperti TV atau radio, sampai dengan media online seperti website, blog, jejaring sosial seperti halnya Twitter, LinkedIn, Facebook, Instagram, YouTube, dsb. Untuk menghemat biaya, pemasaran yang lebih luas, dan memantau kinerja promosi, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan promosi lewat media internet. Promosi yang efektif sejatinya dapat menjadikan produk sebagai top of mind. Jika demikian, konsumen akan mencari produk Anda untuk pertama kalinya.

 

Berikan pelayanan terbaik

 

Bukan hanya soal kualitas produk, melainkan juga pelayanan yang diberikan oleh penjual pun menjadi pertimbangan konsumen ketika melakukan pembelian. Maka dari itu, jika ingin bersaing sehat dengan kompetitor, selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap konsumen (tidak pandang bulu). Sebagai contoh, memberikan senyum, salam, dan sapa, menawarkan bantuan dalam menemukan produk yang tepat, mengantarkan barang yang dipesan tepat waktu, mengganti barang yang rusak saat pengiriman, menanggapi komplain pelanggan dengan cepat & tepat, atau lain sebagainya. Ketika konsumen merasa diperlakukan dengan sangat baik, akan muncul kepuasan di dalam hatinya serta citra positif bisnis yang akan menjadikan mereka sebagai konsumen yang loyal. Konsumen yang loyal adalah konsumen yang akan melakukan pengulangan pembelian untuk produk yang sama atau produk lainnya yang ditawarkan penjual, kebal terhadap produk pesaing, hingga merekomendasikan produk kepada orang lain.

 

Pelaku bisnis sejati adalah yang bisa menghadapi kompetitornya dari depan bukan dari belakang (bersaing secara sehat). Pebisnis yang bisa memenangkan persaingan dengan cara yang sehat sejatinya akan bertahan lebih lama menikmati hasil ketimbang mereka yang “main belakang” dari kompetitor.